Hari Guru Nasional: Kapan dan Sejarah

Photo of author
Penulis Nanyak

News - Lifestyle - Review - Showbiz - Heritage

Hari Guru Nasional adalah salah satu hari nasional yang diperingati setiap tahunnya untuk mengapresiasi kerja keras para guru sebagai pahlawan tanda jasa.

Namun sayangnya tak banyak dari masyarakat Indonesia yang tahu kapan hari Guru Nasional diperingati, dan bagaimana sejarah Hari Guru Nasional tercipta di Indonesia.

Sejarah Hari Guru Nasional

Sejarah Hari Guru Nasional bermula dari lahirnya persatuan guru Indonesia yang bernama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) yang didirikan pada tahun 1912. Ya, PGHB ini telah berdiri jauh sebelum Indonesia merdeka.

PGHB ini beranggotakan guru bantu, guru desa, kepala sekolah dan perangkat sekolah lainnya.

Di tahun 1932, PGHB mberubah nama menjadi Persatuan Guru Indonesia. Nama Indonesia sudah digunakan sebelum NKRI berdiri.

Setelah Indonesia merdeka di tanggal 17 Agustus 1945, Persatuan Guru Indonesia mengadakan kongres guru pada tanggal 24-25 November 1945 di kota Surakarta.

Bertepatan dengan tanggal 25 November 1945, Kongres tersebut kemudian menghasilkan keputusan perubahan nama Persatuan Guru Indonesia menjadi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Kapan Hari Guru Nasional Diperingati

Keputusan perubahan nama Persatuan Guru Indonesia menjadi Persatuan Guru Republik Indonesia di tanggal 25 November 1945 tersebut menjadi salah satu latar belakang penetapan hari Guru Nasional.

Di tahun 1994, Presiden Soeharto melalui melalui Keputusan Presiden Nomor 78 tahun 1994 memutuskan jika setiap tanggal 25 November diperingati sebagai Hari Guru Nasional.

Selamat Hari Guru Nasional bagi para guru di seluruh pelosok negeri Indonesia, selamat hari Guru untuk para pahlawan tanpa tanda jasa.

Tema Hari Guru Nasional

Setiap tahun saat memperingati Hari Guru Nasional, Pemerintah membuat tema yang berbeda-beda di setiap tahunnya.

Di tahun 2023 ini, hari Guru Nasional mengambil tema “Bergerak Bersama Rayakan Merdeka Belajar”.

Tema ini disertai dengan logo berbentuk hari warna-warni yang berisi figur guru dan beberapa siswanya.

Logo berbentuk hati ini merupakan simbol yang menggambarkan seluruh komponen pendidikan mulai dari guru, siswa hingga orang tua mampu bersinergi untuk menciptakan lingkungan belajar yang merdeka dan penuh cinta untuk para anak-anak didik agar setiap pelajaran dan pendidikan yang diberikan bisa memberikan hasil yang terbaik untuk dunia pendidikan di Indonesia.

  • Peringati Isra Mi’raj, Mahasiswa KKN UNIRA Malang Gelar Lomba

    Peringati Isra Mi’raj, Mahasiswa KKN UNIRA Malang Gelar Lomba

    Malang (Nanyak.com) – Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNIRA Malang mengadakan acara perlombaan dalam peringatan Isra Mi’raj 2024 di TPQ Al-Basyir Desa Karangsuko Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang. Sabtu (10/3/2024). Acara dihadiri oleh Asatidz dan Asatidzah TPQ Al-Basyir, anggota KKN, dan santriwan santriwati. Lomba yang diadakan ada lima kategori yaitu Lomba pidato, tartil, menghafal surat pendek, menghafal…


  • HargaPupuk Mahal, Mahasiswa KKN Berikan Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) Ke Petani

    HargaPupuk Mahal, Mahasiswa KKN Berikan Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) Ke Petani

    Malang (Nanyak.com) – Pertanian merupakan salah satu mata pencaharian warga Desa Karangsuko Kec. Pagelaran Kab. Malang, dan mayoritas petani di desa tersebut adalah petani padi dan tebu.  Mahasiswa KKN UNIRA kemudian mengadakan sosialisasi pembuatan pupuk dengan tujuan untuk membantu para petani dalam menyelesaikan suatu permasalahan yang sedang dialami yaitu pupuk yang langka dan harganya mahal. …


  • KKNT UNIRA MALANG KELOMPOK 19, Menyelenggarakan Pelatihan Ecoprint di Kantor Desa Karangsuko

    KKNT UNIRA MALANG KELOMPOK 19, Menyelenggarakan Pelatihan Ecoprint di Kantor Desa Karangsuko

    NT UNIRA Malang kelompok 19 menyelenggarakan Pelatihan Ecoprint kepada Ibu PKK Desa Karangsuko, Pagelaran, Malang. Kegiatan Pelatihan ini dilaksanakan pada hari Jum’at, 2 Februari 2024 di Balai Desa Karangsuko. Peserta undangan dihadiri oleh Ibu PKK, dan juga mendatangkan Ibu DPL Kelompok 19 yaitu Ibu Nur Al maida, M.Pd, beserta Pemateri Pelatihan Ecoprint yaitu Dosen dari…