Naik Kelas Rawat Inap BPJS, Apa Yang Harus Disiapkan?

Naik kelas rawat inap BPJS kebanyakan dipilih oleh masyarakat umum sebagai solusi cepat untuk mendapatkan kamar rawat inap.

Penuhnya ruang rawat inap di rumah sakit biasanya terjadi di masa-masa tertentu seperti saat pandemi covid seperti sekarang ini ataupun saat musim penyakit demam berdarah dan penyakit-penyakit yang mudah menular lainnya.

Inilah yang kemudian menyebabkan persediaan kamar rawat inap yang jumlahnya memang sangat terbatas di rumah sakit menjadi semakin terbatas. Dan tak jarang pula malah habis.

Hal ini tentu menjadi masalah yang pelik bagi pasien yang ingin melakukan rawat inap.

Jika mau, sebenarnya bisa saja si pasien yang akan melakukan rawat inap melakukan inden kamar terlebih dahulu, tetapi masalahnya apakah sakitnya bisa ikut inden?

Naik Kelas Rawat Inap BPJS

Nah, agar bisa mendapatkan kamar rawat inap secara cepat, tentu solusinya adalah dengan naik kelas kamar rawat inapnya.

Contoh jika BPJS yang dimiliki adalah kelas tiga, maka kita bisa naik satu tingkat ke kelas dua. Begitu pula jika BPJS yang dimiliki kelas dua atau kelas satu, maka kita bisa minta naik kelas ke satu tingkat lagi di atasnya, yakni kelas satu jika dari BPJS kelas dua dan naik ke VIP jika memiliki bpjs kelas satu.

Wajib Tahu Saat Naik Kelas Rawat Inap BPJS

Satu syarat yang wajib diketahui jika naik kelas rawat inap BPJS yaitu mengenai selisih biaya yang harus dibayarkan nanti.

Naik kelas rawat inap BPJS itu tidak hanya kamarnya saja yang naik kelas, tetapi juga layanan-layanan lain juga akan naik kelas.

Jadi jika kita sudah memutuskan untuk naik kelas rawat inap BPJS, maka semua layanan yang akan kita dapatkan akan mengikuti kelas rawat inap sesudah kenaikan tersebut.

Bagaimana dengan biaya operasinya apakah harganya juga akan ikut naik?

Iya, karena kita sudah memutuskan untuk naik kelas rawat inap, maka biaya untuk operasi juga akan ikut naik mengikuti kelas kamar rawat inap yang sudah dipilih.

Selisih Harga Naik Kelas Rawat Inap BPJS

Pertanyaan berikutnya adalah tentu saja bagaimana kita bisa mengetahui selisih harga naik kelas rawat inap BPJS?

Setelah kita memutuskan untuk naik kelas rawat inap BPJS, maka pihak rumah sakit akan memberikan perhitungan kasar selisih biaya yang harus dibayarkan nanti.

Kenapa perhitungan kasar?

Karena selisih biaya yang dihitungkan adalah selisih biaya umum obat-obatan dan pelayanan yang ditanggung oleh BPJS.

Jadi masih ada kemungkinan biaya yang dihitungkan tersebut diluar biaya-biaya obat yang tidak ditanggung oleh BPJS.

Jika semua perhitungan kasar yang diberikan oleh pihak rumah sakit tersebut disetujui, maka proses untuk naik kelas rawat inap BPJS pun akan segera bisa dijalankan.

Tim Nanyak sendiri menyarankan agar keputusan untuk naik kelas BPJS ini digunakan untuk keperluan yang sangat-sangat mendesak.

Karena dengan naik kelas ini tentu kita harus menyediakan biaya tambahan yang seharusnya tidak perlu dibayarkan menjadi harus dibayarkan