Jonathan Christie Bangun Masjid dari Bonus Asian Games

Pebulu tangkis tunggal putra andalan Indonesia, Jonathan Christie memiliki kisah inspiratif. Pemain yang kini menempati peringkat ke-7 dunia itu ternyata pernah membangun sebuah masjid dari bonus Asian Games tahun 2018 lalu.

Karir Jonathan Christie memang meningkat drastis setelah berhasil menyabet medali emas di ajang Asian Games tahun 2018. Kala itu, pebulutangkis yang kini berusia 23 tahun itu mengalahkan Chou Tien Chen di final tunggal putar Asian Games 2018. Partai ini pun berlangsung cukup seru dan menyedot animo penonton, termasuk mereka yang bertaruh dan menyaksikan live streaming melalui link alternatif Fun88.

Pada partai tersebut, Jonathan melakukan selebrasi aksi buka baju yang mungkin masih diingat oleh masyarakat Inodnesia. Jojo, sapaan akrabnya, semakin populer dan diperhitungkan di kancah bulutangkis dunia. Ia pun diganjar sejumlah hadiah, baik oleh pemerintah hingga sejumlah pihak swasta.

Kesuksesannya di kancah bulutangkis ternyata tidak mengubah sifat dermawan Jojo. Dari bonus Rp 1,8 miliar yang ia peroleh dari Asian Games 2018, pria kelahiran Jakarta itu menyumbangkan separuhnya untuk pembangunan masjid dan sekolah darurat di Lombok. Kala itu, Lombok memang baru saja diterpa bencana gempa bumi yang cukup hebat.

Bantuan dari Jonathan Christie ini terasa lebih spesial karena sebenarnya ia adalah seorang yang memeluk agama Katholik. Tapi, sikap dermawan membuatnya rela menyisihkan uangnya untuk membantu masyarakat Lombok. Jojo merasa pembangunan masjid dan sekolah akan sangat bermanfaat bagi masyarakat di sana.

Jojo merealisasikan pembangunan masjid tersebut sepulangnya dari ajang Korea Open 2018.

“Setelah dari Korea Open, kemungkinan saya akan datang langsung ke Lombok. Rencananya ingin bangun sekolah dan masjid karena dua fasilitas ini bisa digunakan penduduk Indonesia yang mayoritas muslim,” ujar Jojo dikutip dari laman resmi PBSI, Jumat (07/09/18).

Kedermawanan Jojo ternyata bukan terjadi kali itu saja. Sebelum tampil di Asian Games 2018, ia juga disebut pernah mengeluarkan dana mencapai Rp 300 juta untuk memperbaiki rumah saudaranya.

Ternyata, kebiasaan berbagi Jonathan Christie sudah ditempa sejak ia kecil. Ia menjadi senang berbagi dan menyisihkan sebagian uangnya untuk orang yang lebih membutuhkan.

Baca Juga: