Ini 3 Hasil Seminar Nasional dan Kongres Kongres Asosiasi Ilmu Administrasi Bisnis Indonesia

Topik:

Malang – Nanyak.com, Seminar Nasional dan Kongres Asosiasi Ilmu Administrasi Bisnis Indonesia (AIABI) yang digelar oleh Faklutas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya telah berakhir.

Acara Kongres Asosiasi Ilmu Administrasi Bisnis Indonesia sendiri digelar pada tanggal 26 Juli 2022 sampai dengan tanggal 27 Juli 2022.

Rangkaian acara diawali dengan digelarnya Seminar Nasional terlebih dahulu pada hari Selasa (26/7) lalu, dan kemudian dilanjutkan dengan Kongres AIABI sehari setelahnya atau pada hari Rabu (27/7).

Ini 3 Hasil Seminar Nasional dan Kongres Kongres Asosiasi Ilmu Administrasi Bisnis Indonesia
Ini 3 Hasil Seminar Nasional dan Kongres Kongres Asosiasi Ilmu Administrasi Bisnis Indonesia

Salah satu tujuan digelarnya Seminar Nasional dan Kongres Kongres Asosiasi Ilmu Administrasi Bisnis Indonesia ini adalah untuk pemilihan Ketua Umum AIABI masa bakti 2022 – 2026.

Dari 15 calon sebagai Formatur yang terdiri dari Pengurus inti, Pengurus inti pada periode sebelumnya dan keterwakilan dari 6 kewilayahan AIABI.

Menunjuk Drs Novita Ikasari M.kom Bsc sebagai Ketua Umum baru masa bakti periode 2022-2026. Yang semula Ketua Umum AIABI di Ketua Oleh Prof. Dr. Kusdi Raharjo, DEA

“Beliau saat ini adalah ketua Program studi S1 Administrasi Niaga, Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia.” Ungkap Ketua Kongres & Senmas AIABI Mohammad Iqbal

Drs Novita Ikasari Terpilih secara musyawarah mufakat dengan dihadiri 81 Institusi serta 207 partisipan yang mewakili institusi tersebut.

Selain pemilihan Ketua Umum AIABI, Seminar Nasional dan Kongres Kongres Asosiasi Ilmu Administrasi Bisnis Indonesia juga menghasilkan beberapa poin penting lain, antara lain yakni:

  1. Program studi Administrasi Bisnis se-Indonesia mulai bergeser paradigma kurikulum dari konvensional menuju digitalisasi tata kelola, usaha dan mitigasi terhadap disrupsi
  2. Perlu adanya engagement yg lebih kuat antara Universitas dan Industri sehingga tercipta mutualisme yg dihasilkan dr proses kolaborasi
  3. Administrasi Bisnis sebagai bidang kajian dan salah satu pilar penggerak perekonomian harus memantabkan relevansinya dan positioning yg kuat terhadap perubahan melalui inovasi berkelanjutan. (Ian)