Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Gelar Annual International Conference on Business and Public Administration

Photo of author
Penulis Nanyak

Malang (Nanyak.com), Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB) kembali menggelar kegiatan konferensi berskala internasional yang ke lima di tahun ini. Kegiatan yang sudah dimulai sejak tahun 2018 ‘Annual International Conference on Business and Public Administration (AICoBPA)’ dan diselenggarakan selama dua hari dari tanggal 2 dan 3 November 2022 secara virtual zoom meeting.

Hadir juga para civitas akademik FIA UB yakni Assoc. Prof. Andy Fefta Wijaya, MDA., Ph.D selalu Dekan FIA UB, I Gede Eko Putra Sri Sentanu, Ph.D selaku Chairperson of AICoBPA 2022 dan Aulia Luqman Aziz, M.Pd, selaku Public Relation Officer of AICoBPA 2022.

Aulia Luqman Aziz, M.Pd, menjelaskan tentang Annual International Conference on Business and Public Administration (AICoBPA) kepada awak media
Aulia Luqman Aziz, M.Pd, menjelaskan tentang Annual International Conference on Business and Public Administration (AICoBPA) kepada awak media

Di dalam penyelenggaraan kegiatan konferensi berskala internasional tersebut bisa menjadi wadah untuk saling sharing ke ilmuan maupun pengalaman yang di dasarkan pada penelitian dosen-dosen di dalam negeri maupun luar negeri.

Beberapa negara yang juga turut hadir dalam kegiatan tersebut seperti Indonesia, Malaysia, Australia, Amerika Serikat, Myanmar, Pakistan, India, Cina, Ghana, dst.

“Total ada 14 Negara termasuk Indonesia yang ikut berpartisipasi dalam mendukung keberlangsungan kegiatan ini” Tutur Aulia Luqman Aziz, M.Pd, selaku Public Relation Officer of AICoBPA 2022.

Yang kesemua Negara tersebut Berkaitan dengan bidang-bidang keilmuan yang ada menjadi fokus kajian dan pengembangan FIA UB, maka cakupan dari AICoBPA ini adalah bidang administrasi bisnis, perpajakan, pariwisata, administrasi public, ilmu perpustakaan dan informasi serta administrasi pendidikan.

Aulia Luqman Aziz, M.Pd, menjelaskan tentang Annual International Conference on Business and Public Administration (AICoBPA) kepada awak media

Dengan Tema besar yang di usung AICoBPA tahun ini ialah “Reshaping Resilient Society in the Post Pandemic through Economic Improvement and Governance”. di dalam tema ini erat kaitan nya dengan pandemi covid-19 yang memukul banyak sektor-sektor seperti sektor bisnis, pariwisata, serta Pendidikan.

“Dengan adanya konferensi internasional yang di adakan ini, peserta dapat saling berinteraksi satu sama lain untuk satu pemikiran dalam menyinergikan sektor publik dan swasta sebagai percepatan pemulihan sosial ekonomi dari pandemi.” Beber Luqman

Konferensi internasional ini secara garis besar terdiri dari tiga sesi seperti sesi keynote speech, plenary speech, serta parallel presentation. Pada tahap sesi keynote speech konferensi tersebut mengundang tokoh dari unsur pemerintahan untuk memberi sudut pandang perspektif dari sisi kebijakan nasional, beliau adalah Indra Darmawan selaku Deputi Perencanaan Investasi dari Kementerian Investasi.

Di sesi plenary speech terdapat beberapa akademisi dari dalam maupun luar negeri yang menyampaikan perspektif dari bidang keilmuan nya yakni : Dr. Gabriel Badje dari University of the Gambia, Gambia, Prof. Dr. Mehmet Huseyin Bilgin dari Istanbul Medeniyet University, Turki, Dr. Kritsachai Somsaman dari Deputy Director South East Asian Ministers of Education (SEAMEO) Secretariat yakni sebuah asosiasi para Menteri Pendidikan di kawasan Asia Tenggara dan berkedudukan di Bangkok, Thailand, Assoc. Prof. Hadrian G. Djajadikerta dari Edith Cowan University, Australia, Agung Nugroho Luthfi Imam, Ph.D., serta Wike, DPA., FIA UB.

Aulia Luqman Aziz, M.Pd, menjelaskan tentang Annual International Conference on Business and Public Administration (AICoBPA) kepada awak media
Annual International Conference on Business and Public Administration (AICoBPA)

Sedangkan pada sesi parallel discussion terdapat lebih 60 paper yang akan di presentasikan secara berkelompok serta masing-masing di pandu oleh moderator. Dari konferensi tersebut terdapat 83 naskah masuk di dalam kementerian investasi dan BKPN.

Konferensi berskala internasional ini mendapatkan antusias yang besar khususnya dari mahasiswa dan dosen khususnya UB karena secara garis besar pihak civitas akademi FIA UB secara tahunan menyelenggarakan konferensi skala internasional ini.