Dinar Candy Pakai Bikini Di Jalanan, Apa Sih Motivasinya?

Photo of author
Penulis Nanyak

News - Lifestyle - Review - Showbiz - Heritage

Nama Dinar Candy mendadak dibicarakan dan menjadi viral. Aksi Dinar Candy memakai bikini di pinggir jalan membuat nama wanita seksi tersebut menjadi tenar di internet maupun di dunia nyata.

Aksi Dinar Candy yang memakai bikini di pinggir jalan tersebut dilakukannya sebagai bentuk protes perpanjangan PPKM. Bagaimana ceritanya ya?

Sebelum kita bahas mengenai motivasi Dinar Candy memakai bikini hingga turun ke jalan ini lebih baik kita berkenalan dulu dengan wanita cantik dan seksi ini.

Siapakah Dinar Candy?

Dinar Candy adalah sosok wanita yang berprofesi menjadi seorang disk jockey atau DJ. Nama asli wanita seksi ini adalah Dinar Miswari.

Profesi sebagai DJ ini sebenarnya bukanlah cita-cita seorang Dinar Candy karena wanita kelahiran 21 April 1993 lalu ini pernah memiliki cita-cita sebagai penyanyi dangdut.

Namun impian menjadi seorang penyanyi dangdut yang dirintisnya sejak di bangku kuliah pupus setelah dia diminta membayar sendiri lagu yang akan dinyanyikannya.

Akhir kata impian Dinar Candy sebagai penyanyi dangdut pupus setelah orang tuanya harus membayar uang sebesar Rp 150 juta, namun ternyata uang itu semua tidak ada hasilnya karena orang tua Dinar Candy menjadi korban penipuan.

Gagal menjadi penyanyi dangdut tak membuat surut niatan Dinar Candy untuk tetap terjun ke dunia hiburan.

Saat dia kerap pergi ke klub malam bersama teman-temannya, Dinar Candy mendapatkan tawaran untuk menjadi seoarang DJ.

Kini Dinar Candy menjadi sosok DJ wanita yang cukup populer. Tarif Dinar Candy menjadi seorang DJ bisa mencapai Rp 120 juta sekali tampil.

Kontroversi Dinar Candy

Sebagai seorang public figure, sosok Dinar Candy juga tak lepas dari kontroversi.

Berikut ini beberapa kontroversi Dinar Candy, mulai dari hijab, lelang pakaian dalam hingga tampil berbikini di jalanan.

Berhijab

Dinar Candy pernah tampil dengan mengenakan hijab saat bulan Ramadan, namun kemudian hijab tersebut dilepaskannya ketika bulan Ramadan telah usai.

Keputusan Dinar Candy saat memakai hijab tersebut sebenarnya mendapatkan sambutan yang baik, apalagi ayahnya dikenal sebagai sosok guru ngaji sekaligus pendiri pondok pesantren di daerah Sukabumi, Jawa Barat.

Namun sebaliknya saat Dinar Candy memutuskan lagi untuk melepas hijabnya, banyak hujatan yang dialamatkan kepada dirinya.

Lelang Pakaian Dalam

Kontroversi lainnya dari Dinar Candy adalah saat dirinya melakukan lelang yang tidak biasa.

Lelang yang dilakukan oleh Dinar Candy ini adalah lelang pakaian dalam yang pernah dikenakannya.

Yang cukup mengejutkan, ada yang mau membeli underwear Dinar Candy dengan harga Rp 50 juta.

Hari Tanpa Bra

Dinar Candy juga pernah membikin kontroversi yang super heboh saat Hari Tanpa Bra Sedunia.

Saat itu, Dinar Candy mengunggah foto tanpa busana bersama Nikita Mirzani.

Tentu saja aksi tersebut mendapatkan tanggapan yang cukup beragam dari para netizen.

Dinar Candy Pakai Bikini Di Pinggir Jalan

Baru-baru ini Dinar Candy memakai pakain bikini di pinggir jalan.

Aksi ini langsung mendapatkan tanggapan keras dari berbagai pihak. Bahkan aksi ini telah membuat Dinar Candy harus datang ke kantor polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersebut.

Oleh pihak Kepolisian, Dinar Candy dijerat dengan pasal mengenai UU ITE dan Pornografi.

Stress PPKM Diperpanjang.

Dinar Candy mengaku memutuskan melakukan aksi turun ke jalan dengan menggunakan bikini karena merasa stress dengan PPKM yang diperpanjang.

“Saya stres PPKM diperpanjang” tulis perempuan berdarah Sunda tersebut.

Meskipun aksi Dinar Candy memakai bikini di pinggir jalan tersebut bisa dikatakan sangat nekat, namun Dinar menyerukan agar jangan ada orang lain yang meniru aksinya tersebut.

“Peringatan! Jangan tiru adegan ini. Aku lagi cari pelampiasan, lagi stres,” lanjut Dinar Candy.

Saat ini, unggahan Dinar Candy memakai bikini sudah tidak ditemukan lagi di laman Instagramnya.

Kemungkinan besar foto tersebut telah dihapus saat Dinar dipanggil oleh pihak Kepolisian.

Saat PPKM kembali di perpanjang oleh Pemerintah, memang banyak masyarakat yang menggeliat karena sumber penghasilan mereka menjadi tidak ada.

Sama halnya dengan Dinar Candy yang berprofesi sebagai seorang DJ. Profesi ini menjadi mati suri, seperti sektor bisnis lain seperti pariwisata dan hiburan yang juga mati suri.

Diskotek tutup, klub malam tutup, membuat sumber penghasilan Dinar Candy menjadi tertutup dan membuat dirinya menjadi stress.

Di era pandemi ini memang semuanya menjadi serba sulit. Menurut kebijakan pemerintah akan membuat pandemi ini bisa segera berakhir, namun disisi lain ada kebutuhan lain seperti penghasilan dan uang yang memang tidak bisa dipungkiri terdampak sangat luas.

  • Peringati Isra Mi’raj, Mahasiswa KKN UNIRA Malang Gelar Lomba

    Peringati Isra Mi’raj, Mahasiswa KKN UNIRA Malang Gelar Lomba

    Malang (Nanyak.com) – Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNIRA Malang mengadakan acara perlombaan dalam peringatan Isra Mi’raj 2024 di TPQ Al-Basyir Desa Karangsuko Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang. Sabtu (10/3/2024). Acara dihadiri oleh Asatidz dan Asatidzah TPQ Al-Basyir, anggota KKN, dan santriwan santriwati. Lomba yang diadakan ada lima kategori yaitu Lomba pidato, tartil, menghafal surat pendek, menghafal…


  • HargaPupuk Mahal, Mahasiswa KKN Berikan Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) Ke Petani

    HargaPupuk Mahal, Mahasiswa KKN Berikan Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) Ke Petani

    Malang (Nanyak.com) – Pertanian merupakan salah satu mata pencaharian warga Desa Karangsuko Kec. Pagelaran Kab. Malang, dan mayoritas petani di desa tersebut adalah petani padi dan tebu.  Mahasiswa KKN UNIRA kemudian mengadakan sosialisasi pembuatan pupuk dengan tujuan untuk membantu para petani dalam menyelesaikan suatu permasalahan yang sedang dialami yaitu pupuk yang langka dan harganya mahal. …


  • KKNT UNIRA MALANG KELOMPOK 19, Menyelenggarakan Pelatihan Ecoprint di Kantor Desa Karangsuko

    KKNT UNIRA MALANG KELOMPOK 19, Menyelenggarakan Pelatihan Ecoprint di Kantor Desa Karangsuko

    NT UNIRA Malang kelompok 19 menyelenggarakan Pelatihan Ecoprint kepada Ibu PKK Desa Karangsuko, Pagelaran, Malang. Kegiatan Pelatihan ini dilaksanakan pada hari Jum’at, 2 Februari 2024 di Balai Desa Karangsuko. Peserta undangan dihadiri oleh Ibu PKK, dan juga mendatangkan Ibu DPL Kelompok 19 yaitu Ibu Nur Al maida, M.Pd, beserta Pemateri Pelatihan Ecoprint yaitu Dosen dari…