Cara Merawat Organ Pencernaan Dengan Berpuasa Setiap Hari

Wow… kok bisa salah satu cara merawat organ pencernaan dengan berpuasa setiap hari? Apa ngga lemas badannya om, mas, tante, mbak?

Pertanyaan itu yang kerap muncul saat Nanyak mengatakan bahwa cara mudah untuk merawat organ pencernaan adalah dengan berpuasa setiap hari.

Tetapi, tentu saja cara berpuasa untuk merawat organ pencernaan ini berbeda dengan cara berpuasa di bulan ramadan.

Puasa untuk merawat organ pencernaan ini disebut juga dengan intermitten fasting.

Intermitten fasting adalah membuat jendela makan atau mengatur pola makan yang menetapkan periode waktu untuk makan dan puasa.

Nanyak menjalankan intermitten fasting ini dengan mengambil jam puasa seperti pada umumnya yakni tidak makan sejak tidur malam sampai dengan jam 6 sore atau saat waktu maghrib.

Selama siang hari, Nanyak tidak mengkonsumsi makanan seperti nasi, roti dan makanan berat maupun camilan lainnya, namun Nanyak hanya minum air putih.

Kenapa dengan puasa atau intermitten fasting ini bisa digunakan untuk merawat organ pencernaan?

Karena pada dasarnya organ pencernaan tubuh itu butuh waktu untuk memproses segala makanan yang masuk ke dalam tubuh.

Coba kita bayangkan, kita sarapan jam 7 pagi, dan kemudian terkadang jam 10 pagi perut sudah terasa lapar lagi, lalu kita cari camilan yang ringan maupun berat. Kemudian jam 12 atau jam 1 siang kita sudah makan siang lagi.

Nah, kapan kita berikan waktu bagi organ pencernaan untuk dapat mengelola dan mengolah makanan yang masuk ke dalam tubuh kita?

Seperti yang dilansir dari kanal Health Kompas, tubuh membutuhkan waktu setidaknya 6 hingga 8 jam untuk mengolah makanan.

Atau jika dijelaskan lebih lanjut, waktu yang dibutuhkan oleh tubuh untuk mengolah makanan ini seperti di bawah ini:

  • Pengosongan lambung (2 hingga 5 jam)
  • Transit usus kecil (2 hingga 6 jam)
  • Transit usus kolon (10 hingga 59 jam)
  • Transit seluruh usus (10 hingga 73 jam)

Nah, jika hanya dalam waktu kurang dari 4 jam kita sudah selalu mengisi tubuh dengan makanan lagi, lalu kapan kita berikan waktu bagi organ pencernaan untuk mengolah makanan dan beristirahat?

Semakin banyak dan cepat makanan yang masuk ke dalam organ pencernaan kita, maka akan semakin lelah organ pencernaan kita dan pada akhirnya pengolahan makanan pun menjadi tidak maksimal dan akhirnya timbul bermacam-macam penyakit seperti kolesterol, darah tinggi, diabetes dan lain-lain.

Lalu kenapa dalam berpuasa ini masih minum air putih?

Air putih dibutuhkan agar tubuh kita tetap segar, karena puasa intermitten fasting ini dilakukan selamanya atau bahkan seumur hidup.

Dengan menjaga asupan air putih, regenerasi sel tubuh bisa lebih terjaga.

Dan ingat juga bahwa sel tubuh bisa melakukan regenerasi sel serta dapat hidup terus jika mereka membutuhkan tiga unsur di bawah ini agar tetap hidup.

  • Air , dibutuhkan sel untuk hidup dan melakukan regenerasi sel secara cepat
  • Oksigen, dibutuhkan sel karena oksigen salah satu sumber kehidupan bagi makhluk hidup
  • Kemampuan mengeluarkan racun.

Selain berpuasa intermitten fasting, cara menjaga organ pencernaan tentu saja dengan makan-makanan yang bergizi.

Sayur dan buah-buahan serta makanan yang memiliki kandungan serat tinggi akan membuat organ pencernaan bisa lebih terjaga.

Itulah kenapa dalam puasa intermitten fasting, saat berbuka puasa makanan pertama yang dikonsumsi adalah buah seperti mangga, pisang, pepaya, melon dan lain-lain.

Setelah berbuka dengan buah segar dan air putih, beberapa menit setelahnya barulah mengkonsumsi nasi putih ataupun makanan berat lainnya.

Makanan dengan kandungan serat tinggi akan dapat melancarkan BAB, dan hal ini sesuai dengan satu dari tiga syarat agar sel tubuh dapat selalu hidup yakni kemampuan mengeluarkan racun atau kotoran.

Makanan tersebut harus dikunyah dengan lembut agar saat masuk ke dalam perut, makanan sudah halus dan organ pencernaan di dalam tubuh tidak bekerja terlalu berat untuk mengolahnya.

Nah, itulah cara merawat organ pencernaan tubuh dengan berpuasa intermitten fasting yang saat ini banyak dilakukan oleh masyarakat yang telah sadar arti pentingnya kesehatan tubuh dan organ pencernaan tubuh.