Cara Mengajukan KUR di Bank Mandiri, Simak 5 Tahap Pengajuannya

Bagaimanakah cara mengajukan KUR (Kredit Usaha Rakyat) di bank pemerintah? Berikut Nanyak akan berbagi pengalaman bagaimana cara mengajukan KUR di Bank Mandiri?

KUR yang memiliki kepanjangan Kredit Usaha Rakyat adalah kredit yang usaha untuk UMKM maupun pelaku usaha lain yang dikucurkan oleh pemerintah dan disalurkan melalui bank-bank pemerintah seperti BNI, BRI, BTN, Mandiri dan bank-bank pemerintah yang lain.

Meskipun jika membangun usaha lebih baik jika dimulai tanpa menggunakan dana hutang, tetapi jika kondisi sangat mendesak dan membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan usaha, maka tak ada salahnya untuk mengajukan KUR di salah satu bank pemerintah.

Kenapa harus mengajukan KUR ketimbang Kredit yang lain?
Salah satu alasan seseorang atau pelaku usaha mengajukan kredit ke bank adalah karena ingin mendapatkan tambahan modal dan dana segar untuk mengembangkan usaha jadi tentu saja syaratnya adalah harus mendapatkan kredit dengan bunga yang ringan.

Nah, kelebihan KUR ini adalah suku bunganya yang rendah bila dibandingkan dengan kredit-kredit yang lain, seperti KPR, Kredit Multiguna ataupun Kredit Tanpa Agunan.
Bunga KUR di tahun 2020 ini sebesar 6% per tahun, tapi di penjelasan tata cara pengajuan KUR di Bank Mandiri saat ini tertulis 7% per tahun.
Mana yang benar, lebih baik dicek langsung ke bank terkait atau bank tempat Anda akan mengajukan KUR nantinya.

Bagaimana cara mengajukan KUR Bank Mandiri?

Disini Nanyak akan berbagi cara mengajukan KUR ke Bank Mandiri. Tidak ribet, asalkan tahu caranya, dan telah melengkapi dokumen-dokumen yang dibutuhkan saat mengajukan KUR.

Lengkapi Dokumen KUR Bank Mandiri

Sebelum datang ke bank dan mengajukan KUR ke bank, ada baiknya Anda menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan.

1. Surat Usaha

Karena KUR ini adalah Kredit Usaha, maka langkah pertama adalah membuat surat usaha terlebih dahulu.
Isi dari surat usaha ini meliputi nama usaha, pemilik usaha dan jenis usaha yang dijalankan.

Surat usaha ini sifatnya mutlak, meskipun usaha Anda cuma rumahan dan tidak memiliki ijin secara resmi seperti SIUP dan lain-lain, namun pembuatan surat usaha ini sifatnya adalah wajib.

Untuk pembuatan surat usaha ini tidak perlu minta tolong ke instansi manapun, cukup dibuat sendiri saja, yang penting isinya mencantumkan nama usaha, pemilik usaha dan jenis usaha yang dijalankan. Misalnya membuka toko pracangan, tulis saja jenis usahanya sebagai toko pracangan.

2. Surat Pengantar

Langkah berikutnya yang tak kalah pentingnya adalah membuat surat pengantar dari Kelurahan untuk diserahkan ke bank tempat mengajukan KUR.

Tetapi seperti biasa, surat pengantar dari Kelurahan ini harus melalui surat pengantar RT/RW setempat.

Jadi sebelum memutuskan untuk membuat surat pengantar ke Kelurahan, siapkan dahulu surat pengantar dari RT dan RW sesuai alamat domisili.

3. Surat Pengantar Kelurahan

Setelah surat pengantar RT RW sudah didapatkan, kini saatnya menuju ke Kelurahan sesuai domisili untuk meminta dibuatkan surat pengantar usaha.

Petugas yang menerima di Kelurahan biasanya akan meminta dokumen-dokumen pendampingnya juga seperti:

  • Surat Pengantar RT / RW
  • Surat Keterangan Usaha
  • KTP Suami dan Istri
  • Tanda pembayaran PBB

Proses pembuatan surat usaha ini biasanya tidak memakan waktu yang lama, tetapi itu semua tergantung dari situasi dan kondisi Kelurahan setempat.

4. Pengajuan KUR Bank Mandiri

Setelah surat keterangan usaha dari Kelurahan sudah kita dapatkan, langkah selanjutnya adalah mengajukan KUR ke bank pilihan Anda, dalam contoh ini Nanyak mengajukan ke Bank Mandiri.

Pengajuan KUR di bank Mandiri cukup mudah dan tidak ribet.

Dokumen-dokumen yang perlu disiapkan untuk mengajukan KUR Bank Mandiri antara lain:

  • Surat Keterangan Usaha dari Kelurahan
  • Foto Copy KTP Suami dan Istri
  • Foto Copy Surat Nikah
  • Foto Copy Kartu Keluarga terbaru

Jika dokumen-dokumen ini sudah lengkap, pengajuan KUR Anda akan segera diproses. Bank Mandiri biasanya membutuhkan waktu 2-3 hari kerja untuk melakukan proses verifikasi dan melakukan BI Checking.

5. Pencairan Kredit

Setelah proses verifikasi dan BI Checking selesai dilakukan, Anda akan diminta oleh Bank untuk datang lagi ke Bank.

Kali ini Anda perlu membawa surat yang akan dijadikan jaminan KUR.
Misalkan jaminan yang Anda berikan adalah sebuah rumah, maka Anda perlu membawa Sertifikat asli rumah yang akan dijaminkan tersebut.

Di sini, Anda akan menandatangani akad kredit dihadapan notaris yang telah disediakan oleh Bank.

Setelah semua dokumen pencairan KUR ditandatangani, KUR Anda akan dicairkan dengan segera.

Proses pencairan KUR akan dilakukan ke dalam tabungan Anda. Jika Anda tidak memiliki tabungan di bank tempat mengajukan KUR, maka Anda harus membuat terlebih dahulu.
Selain sebagai tempat pencairan KUR, rekening tabungan tersebut juga akan digunakan sebagai media pembayaran KUR dengan metode auto debet melalui rekening tersebut.

Nah, seperti itulah 5 tahap cara mengajukan KUR di Bank Mandiri yang mudah dan tanpa ribet.
Anda memiliki pengalaman pengajuan KUR yang berbeda atau sama?
Silahkan berkomentar di bawah ini dan semoga usaha yang dikembangkan semakin maju dan semakin bermanfaat bagi banyak orang.